Jumat, 13 November 2015

Cara Efektif Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah jenis infeksi yang sangat umum terjadi. Laki-laki ataupun perempuan bisa terkena, bahkan tidak memandang usia. Pada ISK terjadi peradangan pada salah satu bagian atau semua saluran kemih yang terdiri dari kandung kemih, uretra, dan ureter akibat terinfeksi oleh bakteri.
mengobati infeksi saluran kemih
Meskipun siapa saja dapat terserang infeksi saluran kemih, namun hal ini lebih sering terjadi pada wanita, terlebih ketika memasuki masa menopause, kehamilan, pengantin baru (aktif secara seksual) serta orang dengan diabetes melitus.
Agar tips mengobati infeksi saluran kemih ini tepat guna, maka kita harus mengenal terlebih dahulu gejala apa saja yang dirasakan seseorang ketika mengalami infeksi saluran kemih. Beberapa gejala yang berhubungan dengan infeksi ini termasuk sering merasa ingin buang air kecil, rasa panas seperti terbakar saat buang air kecil, air seni yang keluar hanya sedikit, perubahan warna urin, mual, demam, sakit perut dan muntah.

Cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Mungkin dokter telah memberikan Anda obat infeksi saluran kemih, namun tips yang ada di sini bersifat tambahan yang bisa Anda terapkan di rumah tanpa bertentangan dengan obat yang dokter berikan.
Minum yang Banyak
Dianjurkan untuk mengambil minum air putih setidaknya 250ml setiap jam di siang hari. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah urin yang diproduksi. Tentu akan mempercepat penyembuhan ISK karena setiap kali Anda buang air kecil, maka kandung kemih dan saluran kencing lainnya akan dibersihkan. Minum banyak air setiap hari juga akan membantu mengusir bakteri berbahaya.
Namun perlu diingat, ketika Anda sudah merasa ingin buang air kecil, maka segeralh dikeluarkan jangan ditahan. Apabila air seni ditahan maka akan sia-sia usaha kita, karena bakteri akan berkembiang biak dengan leluasa dan lebih giat lagi.
Hindari Bahan Iritan
Ketika kita berupaya mengobati Infeksi saluran kemih, hal penting yang perlu kita lakukan adalah mengurangi asupan alkohol, kafein, panas rempah-rempah serta jeruk. Zat-zat ini diketahui dapat mengiritasi kandung kemih. Alkohol dan kafein secara khusus dilarang karena akan menyebabkan dehidrasi.
Bahkan ketika kita tidak sedang terinfeksi bakteri ISK, kita dapat mencegah infeksi dengan meminimalkan asupan alkohol dan kafein. Jadi selain mengobati, juga bisa mencegah.
Konsumsi Nanas dan Blueberry
Nanas memiliki sifat anti-inflamasi sementara blueberry memiliki sifat menghambat bakteri . Sifat-sifat baik ini akan mempercepat proses penyembuhan. Anda dapat menyertakan buah ini dalam makanan sehari-hari A.
Jus Apel atau Cuka Apel
Minuman ini mengandung kalium dan enzim serta mineral lainnya, yang mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan ISK. Ini juga dapat digunakan sebagai antibiotik alami untuk pengobatan infeksi saluran kemih.
Terapkan Kompres Hangat
Sediakan botol air panas dengan air panas di dalamnya dan letakkan di perut bagian bawah. Cara ini akan meminimalkan tekanan pada kandung kemih dan mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh infeksi ISK. Selain itu bermanfaat juga mengurangi peradangan dan mencegah penyebaran infeksi bakteri lebih lanjut.
Gunakan Baking Soda
Minum campuran baking soda dan air setidaknya dua kali setiap hari. Larutan ini bersifat basa sehingga akan menyeimbangkan keasaman urin dan juga bertindak sebagai pereda nyeri. Selain untuk mengobati infeksi saluran kemih, baking soda juga dapat mengusir batu ginjal yang disebabkan oleh asam urat.
Minum Suplemen
Anda bisa melawan bakteri pada tahap awal dengan meningkatkan asupan suplemen kesehatan. Beberapa suplemen kesehatan termasuk goldenseal, vitamin C, cranberry, echinacea, dan jelatang.
Vitamin C akan mengasamkan urin sehingga membuat bakteri tidak betah berada dalam saluran kemih. Vitamin ini juga akan memperkuat kekebalan tubuh untuk melawan setiap infeksi.
Anda juga dapat mengonsumsi 250ml teh goldenseal, teh jelatang dan teh achinacea beberapa kali setiap hari. Teh ini memiliki manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, meredakan peradangan, dan tentu saja berguna dalam pengobatan infeksi saluran kemih.
Perbaikan biasanya terjadi  36 jam setelah menggunakan suplemen ini. Namuun jika tidak ada perbaikan, maka Anda harus mencari bantuan profesional medis agar infeksi tidak berlanjut menjadi parah.
Menjaga Kebersihan Pribadi
Menjaga kebersihan yang layak akan mempercepat proses penyembuhan infeksi. Wanita harus selalu membersihkan (cebok) dengan mengusap dari depan ke belakang setiap kali setelah buang air. Selalu biasakan untuk buang air kecil setelah “berhubungan”. Mandilah dengan air mengalir, tidak dianjurkan berendam. Hindari menggunakan produk wangi di sekitar area kewanitaan.
Kenakan Pakaian yang Tepat
Gunakanlah pakaian berbahan katun karena bisa menjaga daerah genital tetap kering. Hindarilah pakaian ketat karena akan menyebabkan berkeringat dan kelembaban yang menguntungkan untuk pertumbuhan bakteri.

Obat Infeksi Saluran Kemih

Pergi ke Dokter
Meskipun telah menerap cara mengobati infeksi saluran kemih di atas, Anda harus tetap memeriksakan diri ke dokter, meskipun penyakit yang Anda alami ringan. Ini merupakan langkah kehati-hatian agar infeksi tidak menjadi semakin parah atau menyebar ke ginjal (infeksi ginjal). Dokter akan memberikan obat antibiotik yang penting dalam melawan bakteri.
Obat Antibiotik untuk Infeksi Saluran Kemih
Resep antibiotik akan bervariasi pada pria dan wanita. Pria dianjurkan untuk minum antibiorik selama tujuh sampai empat belas hari sementara wanita dianjurkan minum obat antibiotik cukup selama 3 sampai 5 hari. Habiskanlah setiap obat antibiotik yang diberikan dokter, atau sesuai petunjuk dokter agar bakteri benar-benar musnah dan Anda bisa sembuh total tanpa kekambuhan.
Jika antibiotik oral (yang diminum) tidak menunjukkan hasil yang memuaskan, maka obat antibiotik intravena (suntik) dapat diberikan. Pad kondisi ini pasien perlu perawatan beberapa hari di rumah sakit.

Sumber: http://mediskus.com/tips/cara-efektif-mengobati-infeksi-saluran-kemih

Hipotensi

Tekanan darah rendah ditandai dengan tekanan sistolik (bacaan atas) < 90 mmHg dan / atau tekanan diastolik (bacaan bawah) < 60 mmHg. Tekanan darah rendah akan menimbulkan hambatan atau pembatasan terhadap jumlah darah yang dialirkan ke otak dan organ vital lainnya seperti ginjal sehingga mengakibatkan kepala terasa melayang dan pusing serta tubuh terasa tidak stabil atau mudah goyah, bahkan sampai kehilangan kesadaran.
penyakit hipotensi

Apa Saja Gejala Hipotensi?

Tidak semua orang dengan penyakit hipotensi akan merasakan gejala penyakit ini, dan pada umumnya penyakit ini juga tidak memerlukan perawatan khusus. Akan tetapi, apabila tekanan darah rendah berlangsung terus – menerus, maka dapat menimbulkan beberapa gejala hipotensi seperti berikut ini :
  • jantung terasa berdebar
  • badan terasa lemas.
  • kepala terasa pusing.
  • gangguan pada keseimbangan
  • pandangan buram.
  • kehilangan kesadaran atau pingsan.
Apabila gejala hipotensi terasa jelas, sebaiknya segera duduk, minum segelas air putih, beristirahat dan menghentikan semua aktivitas yang sedang dikerjakan. Biasanya dalam beberapa saat gejala akan beragsur – angsur berkurang. Apabila gejala – gejala tersebut sering berulang segeralah berobat ke dokter untuk mengukur tekanan darah dan memeriksakan diri anda terhadap kemungkinan penyakit tertentu yang menjadi penyebab hipotensi

Apa Penyebab Hipotensi Sesungguhnya?

Pada dasarnya tekanan darah berubah – ubah sepanjang hari, bisa meningkat atau menurun tergantung pada banyak faktor seperti usia, pengobatan, kondisi cuaca, dan aktivitas yang sedang dikerjakan, dan hal ini dianggap normal selama masih berada dalam batasan tekanan darah normal. Namun beberapa kondisi atau penyakit tertentu dapat menjadi penyebab hipotensi seperti :
  • Hipotensi ortostatik yaitu gejala hipotensi yang muncul pada saat terjadi perubahan posisi secara mendadak, dimana gaya gravitasi menyebabkan sejumlah darah terkumpul di dalam pembuluh vena tungkai dan tubuh bagian bawah yang menyebabkan berkurangnya darah yang kembali ke jantung dan darah yang dipompa oleh jantung, sehingga mengakibatkan tekanan darah rendah.
  • Dehidrasi yaitu kekurangan cairan tubuh akibat kurang minum, sedang berpuasa atau karena diare.
  • Anemia yaitu keadaan dimana jumlah sel darah merah kurang dari normal. Anemia dapat menimbulkan tekanan darah rendah
  • Kehamilan dapat menyebabkan tekanan darah lebih rendah karena sistem peredaran darahnya yang berkembang dengan cepat.
  • Penyakit jantung dapat menyebabkan jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik, akibatnya tekanan darah dapat menurun.
  • Penyakit saraf seperti penyakit parkinson dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf yang mengontrol tekanan darah.
  • Penyakit metabolik seperti diabetes dapat menyebabkan gangguan hormonal yang dapat mempengaruhi keseimbangan kadar air serta tekanan darah.
  • Cedera serius seperti perdarahan hebat dapat menurunkan tekanan darah, karea banyaknya volume darah yang hilang.
  • Efek samping obat seperti obat antidepresi dan obat antihipertensi seperti alpha-blocker dan beta-blocker yang dapat memberikan efek penurunan tekanan darah.

Langkah Pengobatan Hipotensi

Pengobatan terhadap hipotensi harus dilakukan berdasarkan apa yang menjadi penyebab dasarnya. Apabila tekanan darah rendah disebabkan oleh banyak darah yang terkumpul di tungkai, maka dianjurkan untuk memakai stoking elastik. Apabila penyebabnya terjadi setelah posisi berbaring yang lama, maka penderita sebaiknya secara bertahap untuk duduk dan tegak perlahan.

Adapun obat hipotensi yang digunakan seperti Efedrin atau fenilefrin biasanya diberikan untuk mempersempit pembuluh arteri agar dapat memberikan efek peningkatan tekanan darah. Selain itu perlu juga untuk meningkatkan volume darah dengan cara meningkatkan asupan garam. Bagi penderita yang tidak memiliki penyakit jantung atau penyakit tekanan darah tinggi dianjurkan untuk menambahkan garam pada makanan dan bila perlu mengkonsumsi tablet garam.

Sumber: http://mediskus.com/penyakit/hipotensi

Penyakit Disentri

Seperti halnya mecret pada umumnya, anak dengan disentri juga bisa mengalami dehidrasi (kekurangan cairan). Dehidrasi dapat terjadi karena banyaknya cairan yang keluar bersamaan dengan mencret, dan tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Oleh karena itu disentri pada bayi dan anak-anak sebaiknya dapat diberi minum yang cukup dan cairan Infus dapat diberikan bila sampai mengalami dehidrasi berat dan sulit untuk minum. 
Penyakit disentri
Sekitar lima belas persen dari seluruh diare yang terjadi pada anak balita adalah penyakit disentri. Terutama disentri pada bayi, dehidrasi akibat disentri masih merupakan penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Pemberian ASI sangat dianjurkan dalam penaganan disentri pada bayi karena disentri yang lebih berat dilaporkan pernah terjadi pada bayi yang tidak mendapat ASI eksklusif dan pada anak yang mengalami gizi kurang.

Apa Penyebab Disentri?

Berdasarkan penyebabnya, penyakit disentri secara umum dikelompokkan ke dalam dua tipe yaitu :
  • Disentri basiler yaitu disentri yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dan bakterishigella merupakan penyebab disentri yang tersering terutama  disentri pada bayi dan anak.
  • Disentri amoeba yaitu disentri yang disebabkan oleh infeksi amoeba.
Infeksi oleh kuman dapat menyebar melalui tangan, makanan dan air minum yang terkontaminasi, serta peralatan makan yang tidak dicuci bersih dan biasanya terjadi pada daerah dengan tingkat kebersihan perorangan yang buruk.

Apa Tanda Dan Gejala Disentri?

Selain diare dengan darah dan lendir pada tinja, anak yang mengalami disentri juga dapat mengalami demam dan tenesmus yaitu suatu perasaan nyeri perut yang melilit terutama saat buang air besar. Nyeri perut saat buang air besar sering kali tidak dapat dilihat pada anak bayi karena mereka pada umumnya masih belum dapat menggambarkan dengan jelas gejala nyeri perut tersebut. Mungkin yang terlihat hanyalah rewel atau ekspresi sakit lainnya.
Gejala utama disentri adalah buang air besar mencret berdarah dan berlendir.

Pengobatan Disentri

Kabar baiknya, disentri dapat diobati, dalam hal ini kita akan menggunakan obat disentri yang memiliki peran membunuh mikroorganisme penyebab.
Lebih jelasnya lagi, dalam melakukan pengobatan disentri ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu :
Melakukan pencegahan terhadap dehidrasi
Salah satu efek bahaya dari penyakit disentri adalah dehidrasi, untuk mencegah dehidrasi bisa dilakukan dengan memberi ASI lebih sering dan lebih lama (banyak), memberi oralit (satu bungkus utuk 200 cc air) ½ gelas untuk bayi kurang dari 1 tahun, dan 1 gelas untuk balita lebih dari 1 tahun setiap mencret, atau bila tidak tersedia oralit dapat memberikan kuah sayur, air tajin, atau kuah sup. 
Di samping itu, tetap lanjutkan pemberian makan agar bayi tidak menjadi kurang gizi.
Tablet Zinc
Ini merupakan obat disentri dan diare yang dapat menjaga agar diare tidak bertambah parah, tablet zinc juga akan mempercepat penyembuhan dan menyehatkan usus sehingga diare atau disentri tak mudah kambuh.
Obat Antibiotik
Pemberian antibiotik merupakan indikasi untuk pengobatan disentri. Obat disentri ini berfungsi membunuh bakteri penyebab. Beberapa Antibiotik yang dapat menjadi obat disentri yaitu :
  • Cotrimoxazole dosis 10 mg/KgBB/hari yang dibagi dalam 2 kali pemberian selama 5-7 hari
  • Metronidazole dosis 30 mg/KgBB/hari yang dibagi dalam 3 kali pemberia selama 7 hari
Penggunaannya hanya ketika dokter merekomendasikannya (harus dengan resep dokter).

Segera membawa anak ke dokter apabila anak berak cair bercampur darah bertambah sering, anak muntah berulang, anak sangat haus, anak makan dan minum sangat sedikit, anak mengalami demam.
Pencegahan terhadap penyakit disentri dapat dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, yaitu dengan melakukan penjagaan terhadap kebersihan diri dan kebersihan lingkungan. Untuk menjaga kebersihan diri dapat dimulai dengan mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir pada saat sebelum makan dan pada saat setelah buang air besar.

Sumber: http://mediskus.com/penyakit/disentri

11 Jenis Penyakit Kulit Berbahaya

Jenis-Jenis Penyakit Kulit

Jerawat
Ini merupakan jenis penyakit kulit yang cukup populer karena banyak dialami, terutama di usisa muda. Jerawat adalah masalah [ada kulit yang mempengaruhi kelenjar minyak kulit. Lubang-lubang kecil di kulit (pori-pori) terhubung ke kelenjar minyak di bawah kulit. Kelenjar ini membuat zat yang disebut sebum. Pori-pori terhubung ke kelenjar oleh kanal yang disebut folikel. Ketika folikel dari kelenjar kulit tersumbat, maka timbullah jerawat. Jerawat adalah penyakit kulit yang paling umum; sekitar 80 persen dari semua orang pernah memiliki jerawat di beberapa titik.
Penyakit Kulit Eksim
Dikenal juga sebagai dermatitis atopik, ini adalah penyakit kulit jangka panjang (kronis). Gejala yang paling umum adalah kulit kering dan gatal, ruam pada wajah, siku, belakang lutut, dan pada tangan dan kaki. Ini merupakan jenis penyakit kulit yang didasari oleh reaksi alergi dan sering mempengaruhi dalam satu keluarga.
penyakit kulit eksim
Biduran
Kulit yang terkena penyakit ini akan berwarna merah dan menimbul. Sering disebabkan oleh reaksi alergi terhadap obat atau makanan, bisa juga karena dingin (baca: Alergi Dingin). Penyebab lainnya adalah infeksi dan stres. Silahkan baca lebih lanjut menganaiBiduran atau Urtikaria
Infeksi kulit: Impetigo
Merupakan jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Biasanya penyebabnya adalah bakteri Staphylococcus dan Streptokokus (radang). Penyakit ini paling sering terjadi pada anak-anak usia 2 – 6 tahun. Bakteri masuk ke kulit melalui kulit yang terkoyak misalnya karena luka, goresan, atau gigitan serangga. Gejala Impetigo dimulai dengan timbulnya permukaan kulit seperti jerawat atau bahkan koreng (luka) yang dikelilingi oleh kulit yang memerah. Lama kelamaan luka akan terisi dengan nanah, kemudian terbuka setelah beberapa hari dan membentuk kerak tebal (keropeng).
infeksi kulit impetigo
Melanoma
Merupakan suatu bentuk keganasan (kanker kulit) yang tampak seperti tahi lalat pada kulit. Ini merupakan jenis penyakit kulit yang berbahaya karena mengancam nyawa. Jika Anda memiliki tahi lalat perhatikan tanda-tanda melanoma sebagai berikut:
  • Asimetri : bentuknya tidak simetris (tidak beraturan)
  • Border : Tepi tahi lalat compang-camping, kabur, atau tidak teratur
  • Warna : warna tidak merata dan mungkin termasuk warna hitam, coklat, atau kemerahan.
  • Diameter : Ukuran cepat membesar dalam waktu yang singkat
penyakit kulit melanoma
Moles
Merupakan pertumbuhan pada kulit yang terjadi ketika sel-sel kulit mati, yang disebut melanosit, tumbuh dalam sebuah cluster dengan jaringan di sekitar mereka sehingga bentuknya seperti tahi lalat yang menonjol. Kebanyakan orang memiliki antara 10 dan 40 moles. Seseorang dapat mengembangkan mole baru dari waktu ke waktu, biasanya sampai sekitar usia 40 tahun.
penyakit kulit moles
Penyakit Kulit Psoriasis 
Psoriasis bentuknya berupa bercak (Patch) tebal pada kulit yang memerah dengan sisik keperakan. Patch ini bisa terasa gatal atau akit. Psoriasis sering ditemukan di siku, lutut, kaki, kulit kepala, punggung bawah, wajah, telapak tangan, dan telapak kaki. Tapi dapat muncul di daerah lain juga. Psoriasis agak sulit didiagnosis karena dapat terlihat seperti penyakit kulit lainnya. Dokter mungkin perlu melihat sampel kulit kecil di bawah mikroskop. Pengobatan tergantung pada seberapa serius penyakit ini, ukuran patch psoriasis, jenis psoriasis, dan bagaimana pasien bereaksi terhadap pengobatan tertentu.
penyakit kulit psoriasis
Ruam (dermatitis)
Ditandai dengan kulit kering dan gatal; Ruam di wajah, di dalam siku, belakang lutut, dan pada tangan dan kaki. Dokter akan membantu Anda untuk mengatur rutinitas perawatan kulit yang baik, belajar untuk menghindari hal-hal yang menyebabkan kekambuhan, dan mengobati gejala ketika ruam kulit ketika terjadi. Keterangan lebih lanjut lihat jugaPenyakit Kulit Ruam
Rosacea
Sering ditandai dengan kemerahan (flushing) pada wajah; garis merah kecil di bawah kulit; mata / kelopak mata meradang , hidung bengkak, dan kulit menebal. Dokter biasanya dapat mendiagnosis rosacea dengan menelaah riwayat kesehatan menyeluruh dan pemeriksaan fisik. Tidak ada obat yang menyembuhkan rosacea, tetapi dapat dikontrol atau diredakan gejalanya.
penyakit kulit rosasea
Kanker Kulit
Ada dua jenis penyakit kanker kulit yang paling umum, yaitu kanker sel basal dan kanker sel skuamosa. Biasanya terdapat pada kepala, wajah, leher, tangan, dan lengan. Tipe lain dari kanker kulit, seperti pada contoh di atas yaitu melanoma, lebih berbahaya tetapi tergolong lebih jarang terjadi.
Kulit Keriput
Semakin bertambahnya usia seseorang maka kulit akan terlihat keriput, bintik-bintik usia, dan kekeringan. Sinar matahari merupakan penyebab utama penuaan kulit. Merokok juga berkontribusi menyebabkan kulit keriput.
Masih banyak jenis-jenis penyakit kulit lainnya, daftar di atas adalah yang paling banyak dikeluhkan dan tentunya sagat perlu untuk Anda ketahui. Dari sekian banyak jenis penyakit sebagian besar terasa gatal, untuk itu baca juga mengenai Obat Gatal yang mungkin bisa membantu.

Sumber: http://mediskus.com/penyakit/11-jenis-penyakit-kulit-berbahaya

Kanker Otak

Tumor otak adalah hasil dari pertumbuhan sel-sel di otak secara tidak wajar dan tidak terkendali. Tidak semua tumor otak bersifat ganas sehingga bisa dikategorikan sebagai kanker. Kanker otak ganas adalah tumor yang cepat menyebar ke bagian lain otak dan tulang belakang.
Tumor otak primer adalah tumor yang berawal di otak. Sebagian besar tumor otak ganas adalah kanker sekunder, yang berarti bahwa sel kanker awalnya bermula di organ tubuh lain dan kemudian menyebar ke otak.
Kanker Otak Ganas - Alodokter
Tipe tumor otak ganas tergantung pada tipe sel otak dimana tumor itu pertama muncul. Dari berbagai tipe tumor otak ganas primer, glioma adalah tipe paling umum yang menyebabkan lebih dari setengah tumor otak primer.
Tingkat keganasan tumor otak dibagi menjadi 4 kategori, tergantung pada tingkat perkembangan, kecepatan pertumbuhan, dan kemungkinan penyebarannya. Tumor berstadium 1 dan 2 biasanya bersifat jinak sehingga tidak disebut sebagai ‘kanker’, sedangkan jika bersifat ganas, tumor tersebut masuk ke dalam kategori stadium 3 atau 4 dan bisa disebut sebagai ‘kanker’.
Laman ini khusus membahas tumor otak stadium 3 dan 4 (ganas).
Penderita Kanker Otak di Indonesia
Tumor otak tidak mengenal usia dan bisa menjangkiti siapa saja, termasuk anak-anak. Di Indonesia diperkirakan terdapat sekitar 1200 kasus baru kanker otak untuk pria dan sekitar 800 kasus baru untuk wanita pada tiap tahunnya. Kondisi ini bisa digolongkan langka di Indonesia. Maka disarankan untuk tidak terlalu cemas jika Anda mengalami gejala-gejala yang menyerupai gejala kanker otak.
Penyakit genetik seperti neurofibromatosis (penyakit genetik yang menyebabkan tumor tumbuh di saraf) bisa meningkatkan risiko tumbuhnya tumor otak. Sedangkan penyebab utama tumor otak ganas primer yang dimulai di otak, masih belum diketahui.

 Gejala Kanker Otak

Tumor bisa membuat area otak yang terjangkit tidak berfungsi dengan baik. Tumor juga bisa menekan otak dan menyebabkan sakit kepala serta kejang-kejang. Secara kesimpulan, gejala tumor otak bervariasi dari satu penderita ke penderita lain tergantung pada faktor ukuran dan bagian otak yang terjangkit.
Dasar yang dipakai untuk menentukan diagnosis kanker otak adalah menurut gejala yang dialami, pemeriksaan fisik serta dari hasil tes yang sudah dijalani.
Berikut ini beberapa gejala tumor lain yang mungkin dialami:
  • Mengalami kelelahan secara berlebihan dan mudah mengantuk
  • Menjadi ceroboh dan sulit berkonsentrasi
  • Kesulitan dalam berjalan
  • Muntah-muntah
  • Kesulitan berbicara

Pengobatan Kanker Otak

Tumor otak terbagi menjadi dua, yaitu tumor otak primer dan tumor otak sekunder. Tumor otak primer adalah tumor yang berasal dari dalam otak itu sendiri. Pada tumor otak primer ganas, terdapat tiga faktor utama yang bisa memengaruhi hasil pengobatan yang dilakukan:
  • Tipe sel otak yang menjadi tumor
  • Letak tumor dalam otak
  • Kondisi kesehatan penderita saat didiagnosis dengan tumor
Penyakit ini harus ditangani secepat mungkin karena berpotensi menyebar dan merusak bagian lain dari otak dan saraf tulang belakang. Tumor biasanya dioperasi dan diusahakan untuk diangkat sepenuhnya. Proses penyembuhan bisa dilanjutkan dengan radioterapi, kemoterapi, atau kombinasi keduanya. Tetapi perlu diingat bahwa tumor otak yang bersifat ganas pada umumnya akan kembali.
Sedangkan tumor otak sekunder adalah tumor yang berasal dari bagian tubuh lain dan akhirnya menyebar ke otak. Tumor otak sekunder sangatlah serius. Ini adalah pertanda bahwa tumor telah menyebar ke seluruh bagian tubuh. Maksimal manfaat perawatan hanya untuk meringankan gejala dan memperpanjang usia saja. Kesembuhan total tidak bisa terjadi.

Bagi Penderita Kanker Otak

Merupakan suatu hal yang normal jika penderita merasa takut. Kebiasaan dan beban sehari-hari perlu disesuaikan dan ini sering kali akan melibatkan seluruh keluarga. Seluruh keluarga akan terlibat untuk memahami apa yang sedang dan mungkin akan terjadi.
Beberapa hal yang mungkin membantu Anda, keluarga, dan teman dekat untuk mengatasi perubahan di dalam hidup:
  • Mencari informasi medis yang akurat tentang penyakit dan pilihan proses pengobatan kanker otak.
  • Jika Anda merasa kesulitan mengingat pertanyaan dan jawaban, tulis semuanya sebagai pengingat. Siapkan sesuatu untuk mencatat.
  • Sangat baik untuk Anda mengambil keputusan secara aktif dalam pilihan cara penanganan dan perawatan Anda.Ini bisa membantu menghilangkan rasa takut akibat ketidakpahaman dan Anda pun bisa merasa punya kendali atas apa yang terjadi.
  • Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas seperti sebelum didiagnosis. Tentukan batas untuk diri sendiri.
Karena tumor otak bisa berdampak pada kemampuan motorik, bicara, penglihatan dan pola pikir pada saat setelah pengobatan, berbagai tipe terapi dapat dilakukan untuk membantu proses pemulihan. Anda dapat menjalani konseling jika ingin membahas mengenai aspek emosional dari diagnosis dan perawatan Anda.

Sumber: http://www.alodokter.com/kanker-otak

Penyakit Lupus

Penyakit lupus adalah penyakit baru yang mematikan setara dengan kanker. Tidak sedikit pengindap penyakit ini tidak tertolong lagi, di dunia terdeteksi penyandang penyakit Lupus mencapai 5 juta orang, lebih dari 100 ribu kasus baru terjadi setiap tahunnya.
Arti kata lupus sendiri dalam bahasa Latin berarti “anjing hutan”. Istilah ini mulai dikenal sekitar satu abad lalu. Awalnya, penderita penyakit ini dikira mempunyai kelainan kulit, berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian kerap bengkak dan timbul sariawan. Penyakit ini tidak hanya menyerang kulit, tetapi juga dapat menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.
Gejala-gejala penyakit dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan. sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus.
Jenis-jenis lupus
Lupus bukanlah penyakit menular tetapi sebuah bentuk gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan sel tubuh sendiri. Ada empat jenis lupus yang dikenal:
- Lupus diskoid (kulit). Pasien dengan lupus diskoid memiliki versi penyakit yang terbatas pada kulit, ditandai dengan ruam yang muncul pada wajah, leher, dan kulit kepala, tetapi tidak memengaruhi organ internal.
- Lupus sistemik (systemic lupus erythematosus, SLE). Pada sekitar 10% pasien lupus diskoid, penyakitnya berevolusi dan berkembang menjadi lupus sistemik yang memengaruhi organ internal tubuh seperti sendi, paru-paru, ginjal, darah, dan jantung. Lupus jenis ini sering ditandai dengan periode suar (ketika penyakit ini aktif) dan periode remisi (ketika penyakit ini tidak aktif). Tidak ada cara untuk memerkirakan berapa lama suar akan berlangsung. Setelah suar awal, beberapa pasien lupus sembuh dan tidak pernah mengalami suar lain, tetapi pada beberapa pasien lain suar datang dan pergi berulang kali selama bertahun-tahun.
- Lupus karena pengaruh obat. Jenis lupus ini disebabkan oleh reaksi terhadap obat resep tertentu dan menyebabkan gejala sangat mirip lupus sistemik. Obat yang paling sering menimbulkan reaksi lupus adalah obat hipertensi hydralazine dan obat aritmia jantung procainamide, obat TBC Isoniazid, obat jerawat Minocycline dan sekitar 400-an obat lain. Gejala penyakit lupus mereda setelah pasien berhenti mengkonsumsi obat pemicunya.
- Lupus neonatal. Pada situasi yang jarang terjadi, bayi yang belum lahir dan bayi baru lahir dapat memiliki ruam kulit dan komplikasi lain pada hati dan darahnya karena serangan antibodi dari ibunya. Ruam yang muncul akan memudar dalam enam bulan pertama kehidupan anak.
Gejala awal
Penyakit lupus memiliki banyak manifestasi dan profilnya berbeda pada setiap pasien. Gejala awal yang mungkin dirasakan antara lain:
1. Demam
2. Malaise, atau ketidaknyamanan umum
3. Nyeri persendian
4. Nyeri otot
5. Kelelahan ekstrim
Penyebab dan faktor risiko
Lupus masih merupakan penyakit misterius di kalangan medis. Kecuali lupus yang disebabkan reaksi obat, penyebab pasti penyakit ini tidak diketahui. Perdebatan bahkan masih berlangsung mengenai apakah lupus adalah satu penyakit atau kombinasi dari beberapa penyakit yang berhubungan.
Sekitar 90% penderita lupus adalah perempuan, yang mengindikasikan bahwa penyakit ini mungkin terkait hormon-hormon perempuan. Menstruasi, menopause dan melahirkan dapat memicu timbulnya lupus. Sekitar 80% pasien lupus mengembangkan penyakit ini di usia antara 15 s.d. 45 tahun.
Diagnosis
Manifestasi lupus dapat meniru penyakit autoimun lain, seperti multiple sclerosis dan rheumatoid arthritis (rematik), sehingga sulit untuk didiagnosis. Saat ini tidak ada tes tunggal yang dapat memastikan apakah seseorang terkena penyakit lupus. Diagnosis dapat ditegakkan melalui pemeriksaan komprehensif yang mempertimbangkan semua gejala dan riwayat penyakit.
American College of Rheumatology menetapkan “Sebelas Kriteria Lupus” untuk membantu dokter mendiagnosis lupus. Empat atau lebih dari kriteria berikut harus hadir untuk membuat diagnosis lupus sistemik:
1. Ruam malar: ruam berbentuk kupu-kupu di pipi dan hidung
2. Ruam kulit: bercak merah yang menonjol
3. Photosensitivity: ruam kulit akibat reaksi terhadap sinar matahari yang tidak biasa
4. Borok mulut atau hidung: biasanya tanpa rasa sakit
5. Artritis non-erosif pada dua atau lebih sendi, sehingga terasa bengkak atau lunak.
6. Gangguan paru dan jantung: peradangan pada selaput sekitar jantung (perikarditis) dan/atau paru-paru (pleuritis)
7. Gangguan neurologis: kejang-kejang dan/atau psikosis
8. Gangguan ginjal: protein atau darah yang berlebihan dalam urin (proteinuria/hematuria)
9. Gangguan hematologi (darah): anemia hemolitik, jumlah sel darah putih atau trombosit rendah
10. Gangguan imunologi: antibodi terhadap DNA rantai ganda, antibodi terhadap Sm, atau antibodi terhadap cardiolipin
11. Antinuclear antibody (ANA): hasil tes positif meskipun tidak memakai obat yang dikenal menyebabkan hal itu. Sekitar 95% dari pasien lupus memiliki hasil tes ANA positif.
Penanganan
Perawatan penyakit lupus bertujuan untuk mengurangi peradangan dan menekan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Obat-obatan yang paling umum digunakan untuk lupus adalah NSAID (obat anti-inflamasi non-steroid), obat antimalaria dan steroid. Obat-obatan tersebut dapat diberikan sendiri-sendiri atau dalam kombinasi. Dalam kasus yang parah, obat penekan imun seperti cytoxan, azathioprine dan methotrexate mungkin digunakan.

Sumber: https://www.facebook.com/permalink.php?id=262424539633&story_fbid=10151505746704634